Cerpen : Catatan Terakhir Tasya
CATATAN TERAKHIR TASYA Hidup itu bagaikan roda yang berputar. Aku percaya itu, karenanya aku berdiri di sini, menghadiri hari bahagia sekaligus kecewa. Kecewa karena berpisah dengan mereka yang senantiasa menyapa, sakit rasanya hingga air mata tak kunjung reda. Akankah kisah ini berakhir sekarang juga? Kisah dimana aku berjumpa dengan mereka yang mempunyai sejuta cerita, hingga kita melewati berbagai hal bersama-sama. Suka-duka, manis-pahit kisah ini hanya akan menjadi cerita pada anak cucu kita. Menyukai seseorang yang nyatanya sahabat kita pun menyukainya, bertengkar hebat hanya karena sebuah pen hingga di setrap bersama. Kawan, jangan pernah lupakan aku dalam hatimu. Apapun yang terjadi, aku mohon. Kenanglah aku dan semua yang ada dalam diriku di hatimu. Aku tersenyum saat para sahabatku menghampiri, mengajak berfoto sebagai kenangan. Di sana mereka berdiri dengan seorang fotografer yang telah kami sewa jauh-jauh hari sebelum acara sakral ini terselenggara. Untuk apa foto bil...